FF : Am I Strange [Part 1]


1

Author            : Lee Yeon Sung(Kyo) a.k.a Queen’s Arni

Main Cast       :

1.  Park Jiyeon T-Ara

2. Cho Kyuhyun SuJu

Support cast:

1.   Moon Mason Baby Ullzang as Cho Mason *ganti bentar marganya eoh ._.v*

2.   Choi Sungmin as Park Sungmin *chagiya, marganya Kyo ganti bentar ya*

3.   You Can Find if You Read the Story ^^

Genre              : Romance, Family

Type                : Part

Annyeong-aceo yeorreobbeun ^-^)/ bosen kagak sama eFeF yang temanye ‘Perjodohan’? [readers : IYA!! *ngarep bgt gua*] yeorreobbeun~ ada yang beda niih…ini kisah Cinta mutlak bukan karna berjodohan ataupun musuh jadi cinta ataupun sahabat jadi cinta ataupun dan seterusnya dan seterusnya…[readers : *nggak peduliin author pidato, langsung page down aje*] jadi langsung aja yaa~ [author : *bagi duit* kagak ada yang liatin gua pidato yaa? *pungutin lagi duit*] Happy Reading^^

 

*Sudut Pandang Author*

Seorang yeoja duduk dibangkunya sambil memandangi sebuah potret ia dan seorang namja memakai almamater mereka dan tersenyum riang pada kamera yang memotret mereka berdua. Sesekali ia mengelus perutnya yang sedikit menonjol itu. Akhirnya ia sadar sedari tadi gadis kecil yang berada didepannya memperhatikannya.

“annyeong, neomu kkiawa”. Pujinya sembari mencubit pelan pipi chuby gadis itu. “neo irreumeun mwoyo?”. Tanyanya kemudian.

“jhoi irreumeun Park Yerin imnida”. Jawab gadis kecil yang bernama Yerin itu.

“uwahh…jinjja? neomu kyeopta. Naega Park Jiyeon imnida”. Balas Jiyeon.

“eonnido. Jeongmal jeongmal yeppo”. Yerin balas memuji dengan aegyo nya.

“gomawo”. Kata Jiyeon tersipu.

“Yerin, kau ini sangat cerewet, sopanlah sedikit dengan Jiyeon eonni”. Komentar eommanya. “ah,mianhae Jiyeon’ah, Yerin memang suka bicara”. Katanya kemudian pada Jiyeon.

Jiyeon tersenyum “gwaenchana ahjumma, geusarami jinjja kkiawa. Jhoahae”. Jawab Jiyeon tak kalah aegyo nya. Kemudian Jiyeon mengeluarkan lollypop dari tas nya dan memberikan nya pada Yerin.

“gomawo eonni”. Kata Yerin kemudian mencium pipi kanan Jiyeon.

Jiyeon tertawa kecil. Lalu menatap keluar jendela. Kereta Api menuju ke luar kota, jauh dari kota tempat tinggalnya dulu.

#Flashback

*Sudut Pandang Jiyeon*

Annyang Art School sudah ramai oleh mahasiswa baru. Aku menarik napas dalam lalu menghelanya. “Jiyeon’ah fighting!” ujarku sebelum memasuki gerbang kampus. Suasananya sangat ramai dan berbeda tentu saja dengan di Senior High School. Aku berjalan menyusuri koridor dan 2 orang yang sudah sangat ku kenal telah menungguku di pinggir lapangan. Aku segera menghampiri mereka.

“anngyeong achimnikka IU’ah Suzy’ah~” sapaku pada kedua sahabatku itu.

“ah, nde…kenapa kau terlambat?” tanya Suzy. Hah? Kulirik jam tanganku pukul 7.15, terlambat? Batinku.

“mianhae, tadi aku telat bangun dan harus menyiapkan sarapan sendiri, kau tahu kan bagaimana keluarga ku terutama…..” belum sempat aku menyelesaikan penjelaskan, IU yang sedari sibuk melihat kertas-kertas di mading langsung memotong pembicaraanku. Ya, mereka pasti mengerti keadaan keluarga ku.

“kajja”. Ujar IU. Aku dan Suzy pun tersenyum lalu mengikuti IU ke kelas kami. Kami bertiga memang sudah berjanji untuk mengambil jurusan dan kelas yang sama sejak kami SMA, kebetulan kami memiliki hobi yang sama yaitu dunia Seni.

Kami duduk dibangku yang terpisah namun tetap berdekatan. Pertama masuk tentu saja kami saling berkenalan dengan mahasiswa yang lain. Saat kami sedang asik berkumpul tiba-tiba ada 3 orang yeoja dengan aksesoris yang berlebihan manurut ku, masuk ke kelas kami. Siapa mereka? Tanyaku dalam hati. Kulirik mereka yang sedang bercakap dengan Seohyun. Wajah Seohyun terlihat segan ketika bercakap dengan 3 yeoja itu. Setelah beberapa menit mereka bertiga keluar dari kelas. IU dengan usilnya bertanya pada Seohyun.

“siapa yeoja itu tadi?” tanya IU dengan muka polos.

“mereka itu senior disini, mereka sangat luar biasa kau tahu. Aku beruntung dapat kesempatan untuk bergabung dengan mereka”. Kata Seohyun yang berubah jadi girang.

“ohh begitu”. Ujar IU lalu kembali menghadap ke aku dan Suzy.

“aiish…Jiyeon’ah, temani aku ke toilet, sudah diujung”. Kata Suzy dengan muka memelas. IU hanya cekikikan melihat ekspresi wajah Suzy.

“arasseo~ kajja”. Jawab ku lalu berlari kecil meninggalkan kelas menuju toilet.

Di toilet perempuan terlihat sepi. “palli”. Peringatku pada Suzy.

“geurrae~ kau jangan meninggalkan ku”. Suzy mengancam. Aku hanya mengangguk. Lalu mencuci tangan di washtaple dan melihat ke kaca. Aku mengeluarkan lipgloss yang di berikan oleh eonni ku.

“kyaa..Jiyeon’ah, kau sudah dewasa, sudah saatnya kau berdandan agar ada namja yang melirik mu”. Kata eonni ku sembari memasukan lipgloss pink muda ke dalam tas ku.

Aku mengingat saat itu. Lalu mulai ku oleskan lipgloss itu di bibir mungil ku. Rasanya sedikit panas, lalu aku menghapusnya dan mengoleskan lebih tipis lagi. Suzy keluar dari dalam toilet, aku segera menyembunyikan lipgloss itu.

“kajja”. Ajaknya “eum..wait, ada yg berbeda dengan mu Jiyeon”. Oh tidak! Suzy menyadarinya. Aku segera merapatkan bibirku kedalam. “yya.! Kau memakainya? Aigoo~ bibir mu sexy sekali”. Ejeknya.

“ah, aniya”. Hindarku lalu menghambur keluar toilet.

“yakk! Gidaryeooo”. Teriaknya dan mengejarku. Langkahku terhenti seketika karna ada Sunbae yang sedang berjalan tepat di depan pintu masuk toilet. Untung rem ku cakram dan aku segera menunduk dengan sopan. Tapiii… “Aaakkh”. Suzy menabrak punggung ku dan aku pun terjatuh tepat di dada bidang seorang sunbae.

Bbuukkk!! Hidungku rasanya patah menabrak tulang dada namja ini.

“Aaawh!”. Sontak aku berteriak walaupun terhalang oleh dada orang ini. Dan dia pun meringis kesakitan. Aku segera melangkah mundur “mi mianhaeyo Sunbae’ahh”. Ujarku menyesal tanpa berani menatapnya.

“yya cebol, hidungmu keras sekali menghantam dada ku”. Balasnya sambil mengelus dada nya. Mwo? Cebol? Aiish… namja ini, aku kan sudah minta maaf, hidungku juga rasanya patah.

Aku membungkuk lagi “mianhae cheongmal mianhae Sunbae”. Pinta ku sekali lagi.

“yayayya… lihatlah ini, Park Jiyeon, bukankah namanya ada di urutan ke 2 mahasiswi yang lulus dengan nilai tertinggi”. Ujar temannya. Aduh aku jadi malu.

Aku hanya mengangguk. Lalu Suzy menggandeng tangan ku “mianhae Sunbaedeul, kami harus segera kembali ke kelas”. Suzy hendak melangkah.

“Tunggu dulu”. Tahan namja yang aku tabrak tadi.

“ada apa?”. Tanya Suzy. Dia selalu berani pada lelaki, tidak seperti ku.

“ige”. Ia memberikan sapu tangan biru padaku “hidungmu berdarah”. Lanjutnya. Lalu pergi meninggalkan aku dan Suzy.

“Aigoo Jiyeon’ahh, bagaimana kau tidak tahu kalau hidungmu berdarah”. Kata Suzy sambil membersihkan darahku dengan air di washtaple.

“molla… sudahlah biar aku sendiri saja”. Ujarku lalu tersenyum.

*Sudut Pandang Kyuhyun*

Haah ~ udara malam ini sedikit membuatku berkeringat. Maklum saja bulan Agustus adalah musim panas. Aku pun memutuskan untuk pergi keluar rumah, sekedar membeli makanan ringan dan mencari udara segar. Aku pun pergi ker supermarket terdekat. Dada ku masih sedikit sakit gara-gara kejadian tadi, gadis cebol itu pasti dia lebih sakit sampai berdarah seperti itu. Selesai membeli camilan aku pun duduk di ayunan taman.

“aiiish… kenapa aku jadi mengkhawatirkan yeoja itu?”. Gumam ku. Aku harus menemui nya besok, dia kan tidak sengaja menabrak ku. Ini semua gara-gara temannya itu. Heuh ~ aku sudah seperti orang gila karna kejadian tadi.

*Sudut Pandang Pembaca*

Keesokan harinya, Kyuhyun datang kekelas Jiyeon untuk melihat keadaannya. Hidung Jiyeon masih merah. Kyuhyun pun mendekati meja Jiyeon, yang sedang asik membaca buku pelajaran itu.

“jangan terklalu asik dengan buku itu, nanti kau bisa cepat tua”. Ejek Kyuhyun.

“ah, oh, Sunbae”. Jiyeon terkejut lalu berdiri dan membungkuk.

“tidak usah terlalu formal, aku ini bukan dosen ataupun guru besar”. Balas Kyuhyun sambil melemparkan senyuman maut nya pada Jiyeon.

“ah, nde, mianhae”. Ujar Jiyeon.

“em… neol kko, eotteohke?”. Tanya Kyuhyun.

“kkopie? Em… kkopie isseoyo”. Jiyeon tersenyum kambing sambil memegang hidung nya.

Kyuhyun tertawa “kau ini, maksudku apa hidung mu masih sakit?”. Kyuhyun memperjelas pertanyaannya sambil mengacak poni Jiyeon. Nampak beberapa teman yeoja nya yang lain iri dan mengumpat Jiyeon, berbeda dengan IU dan Suzy yang menahan tawa karna melihat Jiyeon yang salah tingkah dibuat Kyuhyun.

“an aniya Sunbae, gwaencahayo”. Jawab Jiyeon sambil menunduk malu.

“nanti malam, kau ada acara?” tanya Kyuhyun to the point.

“eobseo? Waeyo?”. Jiyeon semakin salah tingkah.

“baiklah, nanti kau ku antar pulang lalu malam nya aku akan menjemputmu, oke?”. Tawar Kyuhyun.

“haa? Eem… arasseo”. Jiyeon asal menjawab karna sudah bingung. Kyuhyun langsung meninggalkan kelas setelah sekali lagi mengacak poni Jiyeon.

*Sudut Pandang Jiyeon*

Omonaa~ apa yang telah aku katakan tadi? Aigoo… jantungku, kenapa jantungku merancu tak jelas seperti ini? Suzy dan IU segera menghampiri ku yang terduduk lemas segera setelah Kyuhyun Sunbae meninggalkan kelas kami.

“IU’ahh, seperti nya kau harus mempersiapkan permintaan mu pada sahabat kita yang satu ini”. Kata Suzy sambil mencolek daguku.

IU mendekatkan wajahnya padaku “Jiyeon’ahh, fighting”. Ujarnya sambil mengepalkan tangan.

“yya… Jiyeon’ahh, aku ingin makan kue beras di tempat Kim Ahjussi”. Rengeknya layaknya anak yang meminta pada ibunya.

“kalian ini kenapa?”. Tanyaku heran dengan kelakuan sahabatku ini.

Suzy dan IU tertawa lepas “yya! Suzy’ah lihatlah muka Jiyeon sangat lucu”. Ejek IU. Aiish… dasar mereka berdua ini~

*Sudut Pandang Kyuhyun*

Aduuh ~ kenapa aku gugup sekali saat di depan Jiyeon tadi? Aigoo, tanpa sadar aku mengajaknya kencan. Tapi, sungguh mata nya itu sangat cantik.

“Eh, setan, habis darimana kau?”. Tanya Donghae setibanya aku di kelas.

“dari kelas Jiyeon”. Jawab ku singkat lalu duduk dan memakan makanan ringan milik Eunhyuk.

“yya!! Kau benar-benar jatuh cinta padanya?”. Teriak Donghae membuat beberapa siswi perempuan yang menyukaiku beralih pandang.

“nuguya?”. Tanya Eunhyuk dengan mulutnya penuh makanan.

“itu yeoja yang kemarin menabrak Kyu”. Jawab Donghae dengan nada suara agak keras.

“omo!~ jinjjayo? Yya, Kyu selera mu cukup baik”. ejek Eunhyuk lalu tertawa bersama Donghae.

Aku hanya diam. Mungkinkah, mungkinkah aku menyukai nya? Aigoo~

#Flashback end

*Sudut Pandang Author*

Jiyeon kini telah sampai di sebuah desa kecil yang cukup sepi. Ia menyeret koper nya yang tidak terlalu besar dengan tas jinjing diatas koper tersebut. Jalanannya sangat sepi, memasuki perumahan yang sederhana Jiyeon mulai mendapati beberapa anak sedang bermain.

“Mason akan senang tinggal disini”. gumamnya sambil mengelus perut nya yang belum terlalu buncit itu. Jiyeon memasuki halaman rumah halmeoni nya. “Annyeonghaseyo…halmeoni’ah?”. sapa Jiyeon saat mendapati halmeoninya sedang duduk sambil meminum teh di teras rumah.

“uwahh… Yeonji kau sudah datang?!”. Ujar halmeoni dengan ceria. Ia selalu memanggil Jiyeon dengan terbalik, tapi tak masalah bagi Jiyeon. Halmeoninya mengajak Jiyeon masuk.

“yya, Yeonji’ah ceritakan pada halmeoni siapa namja yang membuatmu begini?”. Tanya halmeoni pada Jiyeon sambil menyisiri rambut panjang Jiyeon yang terurai indah.

“geu sarami, nae namjachingu”. Jawab Jiyeon pelan.

“mwo? Bagaimana bisa ia tega mencampakkan mu dalam keadaan seperti ini?!”. Halmeoni mulai emosi dan menarik rambut Jiyeon.

“yakk! Appo halmeoni’ah”. Rengek Jiyeon. “gwaenchana, Tuhan menganugrahkan aku anak, aku tidak boleh menolaknya”. Lanjut Jiyeon.

Halmeoni memeluk Jiyeon “arasseo… halmeoni pasti akan membantumu, Yeonji’ah”. Kata halmeoni penuh kasih sayang.

Iklan

24 thoughts on “FF : Am I Strange [Part 1]

  1. Hai reader baru, salam kenal.
    Kemana Kyu? Knp tdk bertanggung jawab? Apa krn jiyeon org miskin makanya tdk disetujui. Penasaran, ku lanjut baca yah 😀

  2. Anyeong…. Reader baru,..
    Suka ama ff nya, alurnya ngg bikin bosan,..
    Omo,.. Trnyata jiyeon hamil diluar nikah ya,..
    Kasian,.. 😦

  3. agak bingung pas pertamanya ,, tp lama kelamaan aku ngerti hehe .. Kyuppa tega bnget sma jiyeon .. Msa jiyeon hamil dianya gk tanggung jawab .. Awas yah klo ktemu aku . Kuksih bogem mentah #dikeroyok massa aku ..

  4. Aigo….kyu oppa jeongmal nappeun…:*
    Knp jiyeon eonni ditinggal gtu aja ? Lagi hamil pula. ckckck…
    Eehhh jadi maen judge aja sembarangan akunyahh…
    Aduh thor koq part awal udh bikin jiyeon eonni nelangsa gtu sih ( author : what is the meaning of NELANGSA #_#)
    Kasian bgt ;( jiyeon eonni…
    smoga

  5. Aigo….kyu oppa jeongmal nappeun…:*
    Knp jiyeon eonni ditinggal gtu aja ? Lagi hamil pula. ckckck…
    Eehhh jadi maen judge aja sembarangan akunyahh…
    Aduh thor koq part awal udh bikin jiyeon eonni nelangsa gtu sih ( author : what is the meaning of NELANGSA #_#)
    Kasian bgt ;( jiyeon eonni…
    smoga uri kyu evil oppa gak akan kena karma yah. AAMIN ^^ #abaikan
    Gak pke lama mau lanjut ke next aja ah….gomawo ^,*

  6. What….jiyeon hamil,apa hamil anaknya kyuhyun?kalo gitu,jiyeon kasian donk, jadi ortu tunggal.bagus thor ffnya.lanjut baca deh thor.tetap semangat thor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s